PENGENALAN
MIKROSKOP DAN SEL TUMBUHAN
(Laporan Praktikum Biologi Pertanian)
Oleh :
ARIANI NOR FADILLA
E1A115017
Kelompok 9
PROGRAM
STUDI AGRONOMI
FAKULTAS
PERTANIAN
UNIVERSITAS
LAMBUNG MANGKURAT
BANJARBARU
2015
DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR ISI .............................................................................................. i
DAFTAR TABEL ...................................................................................... ii
PENDAHULUAN ..................................................................................... 1
Latar
Belakang................................................................................. 1
Tujuan............................................................................................... 2
BAHAN DAN METODE .......................................................................... 3
Bahan
dan Alat................................................................................ 3
Bahan........................................................................................ 3
Alat............................................................................................ 3
Waktu
dan Tempat........................................................................... 3
Prosedur
Kerja.................................................................................. 3
HASIL DAN BAHAN...............................................................................
5
Hasil.................................................................................................
5
Pembahasan......................................................................................
5
KESIMPULAN
Kesimpulan...................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA 10
DAFTAR TABEL
Halaman
Hasil
pengamatan bagian-bagian
mikroskop................................................ 5
Hasil
pengamatan jaringan sel tumbuhan pada daun jeruk.......................... 6
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Mikroskop
berasal dari bahasa Yunani, yaitu mikroskop (Latin Micro = kecil + scopium =
penglihatan). Mikroskop berfungsi untuk meningkatkan kemampuan daya pisah
seseorang sehingga memungkinkan dapat mengapati objek yang kecil sekalipun. Menurut sejarah, orang yang pertama kali
berpikir untuk membuat alat yang bernama mikroskop ini adalah Zacharias
Janssen. Janssen sendiri sehari-harinya adalah seorang yang kerjanya membuat
kacamata. Dibantu oleh Hans Janssen mereka membuat Mikroskop pertama kali pada
tahun 1590. Mikroskop pertama yang dibuat pada saat itu mampu melihat
perbesaran objek hingga dari 150 kali dari ukuran asli. Beberapa tahun kemudian
Galileo menyelesaikan pembuatan mikroskop pada tahun 1609 dan mikroskop yang
dibuatnya diberi nama yang sama dengan penemunya, yaitu mikroskop Galileo.
Mikroskop jenis ini menggunakan lensa optik, sehingga disebut mikroskop optik.
Mikroskop yang dirakit dari lensa optik memiliki kemampuan terbatas dalam
memperbesar ukuran objek. Hal ini di sebabkan oleh limit difraksi cahaya yang
ditentukan oleh panjang gelombang cahaya. Secara teoritis, panjang gelombang
cahaya ini hanya sampai sekitar 200 nanometer. Namun mikroskop ini memiliki
kelemahan, yaitu tidak bisa mengamati ukuran dibawah 200 nanometer. (Campbell, 2002).
Mikroskop menurut bahasa latin micro diartikan kecil dan scopium berarti penglihatan. Mikroskop
sering digunakan untuk meninngkatkan kemampuan daya pisah atau kemampuan
melihat seseorang sehingga memungkinkan dapat mengamati objek yang halus dan
tidak dapat dilihat dengan mata terbuka. Walaupun dalam bentuk sederhana pada
bidang mikrobiologi. Kemudian pada tahun 1600 Hans dan Z Jansen telah menemukan
mikroskop yang lebih maju dengan nama mikroskop ganda (Widyatmoko, 2008).
Perkembangan instrumen yang berkembang melebihi
indra manusia seiring kemajuan sains. Penemuan dan penelitian tentang sel
menjadi maju berkat penciptaan mikroskop pada tahun 1590 dan peningkatan mutu
alat tersebut selama tahun 1600-an. Mikroskop masih menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari penelitian sel. (Campbell, 2002)
Mikroskop
adalah alat bantu yang memungkinkan kita untuk mengamati objek yang berukuran
sangat kecil. Hal ini membantu memecahkan persoalan manusia tentang organisme
yang berukuran kecil. Dengan bantuan mikroskop kita dapat mengamati bakteri
yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop berfungsi untuk
membesarkan benda yang dilihat sehingga memudahkan kita untuk mengamati
benda yang renik (Sutarno, 2011).
Tujuan Praktikum
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengenali
bagian-bagian mikroskop ,memahami fungsi dan terampil menggunakan nya.
BAHAN DAN METODE
Bahan dan alat
Bahan
1. Mikroskop,
sebagai bahan pengamatan
2. Daun jeruk
Alat
1. Pensil,
untuk menulis atau menggambar
2. Penggaris
untuk menggaris
3. Penghapus,
untuk menghapus bekas coretan yang salah
4. Buku
gambar, tempat untuk menggambar mikroskop
5. Silet, untuk mengiris
6. Kaca preparat, untuk meletakkan preparat yang akan
diamati
Waktu dan Tempat
Praktikum dilaksanakan pada hari Jumat, 4 Desember
2015 Pukul 14:00-16:00 WITA di Laboraturium Fisiologi Pertanian Fakultas
Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.
Prosedur Kerja
Memelihara
Mikroskop
1.
Mengangkat dan
membawa mikroskop harus selalu dalam posisi tegak.
2.
Aturlah kedudukan
tabung sedemikian rupa sehinggga ujung lensa objektif lemah berjarak ± 1 cm dari atas meja
benda.
3.
Aturlah penjepit
sediaan dengan rapid an cermin pada posisi tegak agar debu tidak banyak
menempel.
4.
Setiap akan menggunakan
mkroskop, bersihkan lensa atau bagian lainnya dengan kain lap bersih dari bahan
yang halus (flannel).
Mencari bidang penglihatan
1.
Naikkan tabung
mikroskop menggunakan makrometer (pemutar kasar) hingga lensa objektif tidak
membentur meja/panggung bila revolver diputar-putar.
2.
Tempatkan lensa objektif
pembesaran lemah (4x atau 10x) dengan memutar revolver sampai berbunyi klik (posisinya satu poros dengan lensa
okuler).
3.
Bukalah diafragma
sebesar-besarnya dengan menarik tangkainya ke belakang.
4.
Aturlah bentuk cermin
kearah cahaya, hingga terlihat lingkaran
yang sangat terang di dalam lensa okuler, mikroskop siap digunakan.
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Hasil
Hasil dari praktikum ini berupa beberapa data
pengamatan yang dapat dilihat pada tabel berikut Tabel 1 : Hasil
pengamatan bagian-bagian mikroskop
|
Gambar Mikroskop
|
Keterangan
|
|
|
1. Lensa
okuler
2. Lensa
objektif
3. Revolver (tempat dan pemutar lensa objektif)
4. Meja
objek
5. Pemutar
kasar
6. Pemutar
halus
7. Kondensor
8. Penjepit kaca
9. Kaki
mikroskop
10. Base
|
Tabel
2 : Jaringan sel tumbuhan pada daun jeruk
|
Gambar Sel Tumbuhan
|
Keterangan
|
|
|
1. Sitoplasma
|
Pembahasan
Mikroskop
terdiri dari bahan kaca, besi dan plastik. Bagian mikroskop yang terbuat dari
bahan kaca ialah seperti lensa/optik. Mikroskop ada yang monokuler dan
binokuler. Mikroskop ini berfungsi untuk pengamatan mikroba/mikroorganisme yang
tentunya tidak dapat dilihat oleh mata secara langsung.
Berdasarkan
gambar bagian-bagian mikroskop, yaitu Lensa okuler yaitu lensa yang dekat dengan mata
pengamat, lensa ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak dan diperbesar
dari lensa objektif. Lensa objektif ini berada dekat dengan objek yang
diamati, lensa ini membentuk bayangan nyata, terbalik, diperbesar, dimana lensa
ini diatur oleh revolver untuk
menentukan pembesaran lensa objektif. Diafragma, berfungsi untuk mengatur
banyak sedikitnya cahaya yang masuk. Meja objek, berfungsi sebagai tempat
meletakkan objek yang akan diamati. Pemutar kasar, berfungsi untuk menaik
turunkan tabung mikroskop secara cepat. Pemutar halus, pengatur ini berfungsi
untuk menaikkan dan menurunkan mikroskop secara lambat, dan bentuknya lebih
kecil daripada makrometer. Kondensor, berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang
masuk, alat ini dapat diputar dan dinaik turunkan. Lengan mikroskop (pegangan),
berfungsi sebagai pegangan pada mikroskop. Kaki mikroskop (stand), berfungsi
untuk menyangga atau menopang mikroskop. Penjepit kaca, berfungsi untuk
menjepit kaca yang melapisi objek agar tidak mudah bergeser. Cermin, berfungsi untuk memantulakan cahaya yang
masuk kedalam mikroskop. Ada 2 jenis yang di gunakan yakni cermin datar dan
cermin cekung.
Fungsi
mikroskop adalah untuk melihat benda atau sel-sel yang kecil yang tidak bisa
dilihat dengan mata telanjang mikroskop juga berfungsi untuk meningkat kan daya
pisah seseorang sihingga memungkinkan dapat mengamati objek yang sangat kecil
sekalipun. Mikroskop yang digunakan adalah mikroskop monokuler.
Klasifikasi
tanaman jeruk nipis :
Kingdom
:
Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom
:
Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super
Divisi :
Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi
:
Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas
:
Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub
Kelas :
Rosidae
Ordo
:
Sapindales
Famili
:
Rutaceae (suku jeruk-jerukan)
Genus
:
Citrus
Spesies
:
Citrus aurantifolia (Christm.) Swing
Morfologi tanaman jeruk nipis :
Jeruk nipis termasuk salah satu jenis citrus Geruk.
Jeruk nipis termasuk jenis tumbuhan perdu yang banyak memiliki dahan dan
ranting. Tingginya sekitar 0,5-3,5 m. Batang pohonnya berkayu ulet, berduri,
dan keras. Sedang permukaan kulit luarnya berwarna tua dan kusam. Daunnya
majemuk, berbentuk ellips dengan pangkal membulat, ujung tumpul, dan tepi
beringgit. Panjang daunyya mencapai 2,5-9 cm dan lebarnya 2-5 cm. Sedangkan
tulang daunnya menyirip dengan tangkai bersayap, hijau dan lebar 5-25 mm.
Bunganya
berukuran majemuk/tunggal yang tumbuh di ketiak daun atau di ujung batang
dengan diameter 1,5-2,5 cm. kelopak bungan berbentuk seperti mangkok berbagi
4-5 dengan diameter 0,4-0,7 cm berwama putih kekuningan dan tangkai putik silindris
putih kekuningan. Daun mahkota berjumlah 4-5, berbentuk bulat telur atau lanset
dengan panjang 0,7-1,25 cm dan lebar 0,25-0,5 cm berwarna putih Tanaman jeruk
nipis pada umur 2 1/2 tahun sudah mulai berbuah. Buahnya berbentuk bulat
sebesar bola pingpong dengan diameter 3,5-5 cm berwarna (kulit luar) hijau atau
kekuning-kuningan. Tanaman jeruk nipis mempunyai akar tunggang. Buah jeruk
nipis yang sudah tua rasanya asam. Tanaman jeruk umumnya menyukai tempat-tempat
yang dapat memperoleh sinar matahari langsung.
KESIMPULAN
DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilaksanakan, maka dapat di
simpulkan sebagai berikut:
1.
Mikroskop adalah suatu benda yang
berguna untuk memberikn bayangan yang diperbesar dari benda-benda yang terlalu
kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.
2.
Mikroskop terdiri dari
beberapa bagian, meliputi ; lensa okuler, tabung, makrometer, mikrometer, lensa
obyektif, lensa okuler, penjepit, diafragma, cermin, kaki/dasar, engsel dan
lengan.
3.
Ada 2 bagian utama yang menyusun mikroskop,
yakni bagian optic seperti kondensor, lensa objektif, dan lensa okuler. Bagian
yang kedua adalah non-optik seperti kaki dan lengan mikroskop, diafragma, meja
objek, pemutar halus dan kasar, penjepit kaca objek dan sumber cahaya.
Saran
Dalam praktikum
ini agar lebih berhati-hati dalam menggunakan mikroskop nya.
DAFTAR PUSTAKA
Campbell, N.A., J.B.Reece., L.G. Mithcel. 2002. Biologi umum edisi kelima jilid 1.
Erlangga. Jakarta
Sutarno, nono. 2011. BiologiUmumLanjutan I. Universitas Terbuka: Jakarta
Widyatmoko, Arif. 2008. Mengenal Laboratorium Biologi. Erlangga
: Jakarta
Petanihebat. 2013. Klasifikasi dan morfologi jeruk nipis. http://www.petanihebat.com/. Diakses pada Kamis, 10 Desember
2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar